karya ilmiah
. Rutherford
dan Ahlgren (1990) dalam
kata pengantarnya dalam buku Science for All Americans mengemukakan beberapa
alasan mengapa IPA layak dijadikan sebagai mata pelajaran dasar dalam
pendidikan : Pertama, IPA dapat memberi seseorang pengetahuan tentang
lingkungan biofisik dan perilaku sosial yang diperlukan untuk pengembangan
pemecahan yang efektif bagi masalah-masalah lokal dan global; Kedua, dengan
penekanan dan penjelasan akan adanya saling ketergantungan antara makhluk hidup
yang satu dengan makhluk hidup yang lain beserta lingkungannya, IPA akan
membantu mengembangkan sikap berpikir seseorang terhadap lingkungan dan dalam
memanfaatkan teknologi; Ketiga, Kebiasaan berpikir ilmiah dapat membantu
seseorang dalam setiap kegiatan kehidupan sehingga peka terhadap permasalahan
yang seringkali melibatkan sejumlah bukti, pertimbangan kuantitatif, alasan
logis, dan ketidak pastian; Keempat, prinsip-prinsip teknologi memberi sesorang
dasar yang kuat untuk menilai penggunaan teknologi baru beserta implikasinya
bagi lingkungan dan budaya; Kelima, pendidikan IPA dan teknologi secara terus
menerus dapat memberikan piranti untuk menentukan sikap terhadap sejumlah
masalah dan pengetahuan baru yang penting; Keenam, potensi IPA dan teknologi
guna meningkatkan kehidupan tidak akan terealisasikan tanpa didukung oleh
pemahaman masyarakat umum terhadap IPA, matematika, dan teknologi, serta
kebiasaan berpikir ilmiah.
Rencana perbaiakan pembelajaran yang
disusun untuk empat pertemuan. Setiap Rencana Perbaiakan Pembelajaran disusun
secara sistematis, berisi standar
komptensi, Kompetensi Dasar, Indikator, Tujuan Pembelajaran, Tujuan Perbaikan,
Metode Pembelajaran, langkah – langkah Pembelajaran yang terdiri dari kegiatan
awal, kegiatan inti, kegiatan akhir, alat/bahan/sumber belajar, penelitian dan
evaluasi, lembar kerja siswa untuk setiap kali pertemuan dan objek alat yang diperlukan dalam pembelajaran.

. Rutherford
dan Ahlgren (1990) dalam
kata pengantarnya dalam buku Science for All Americans mengemukakan beberapa
alasan mengapa IPA layak dijadikan sebagai mata pelajaran dasar dalam
pendidikan : Pertama, IPA dapat memberi seseorang pengetahuan tentang
lingkungan biofisik dan perilaku sosial yang diperlukan untuk pengembangan
pemecahan yang efektif bagi masalah-masalah lokal dan global; Kedua, dengan
penekanan dan penjelasan akan adanya saling ketergantungan antara makhluk hidup
yang satu dengan makhluk hidup yang lain beserta lingkungannya, IPA akan
membantu mengembangkan sikap berpikir seseorang terhadap lingkungan dan dalam
memanfaatkan teknologi; Ketiga, Kebiasaan berpikir ilmiah dapat membantu
seseorang dalam setiap kegiatan kehidupan sehingga peka terhadap permasalahan
yang seringkali melibatkan sejumlah bukti, pertimbangan kuantitatif, alasan
logis, dan ketidak pastian; Keempat, prinsip-prinsip teknologi memberi sesorang
dasar yang kuat untuk menilai penggunaan teknologi baru beserta implikasinya
bagi lingkungan dan budaya; Kelima, pendidikan IPA dan teknologi secara terus
menerus dapat memberikan piranti untuk menentukan sikap terhadap sejumlah
masalah dan pengetahuan baru yang penting; Keenam, potensi IPA dan teknologi
guna meningkatkan kehidupan tidak akan terealisasikan tanpa didukung oleh
pemahaman masyarakat umum terhadap IPA, matematika, dan teknologi, serta
kebiasaan berpikir ilmiah.
Rencana perbaiakan pembelajaran yang
disusun untuk empat pertemuan. Setiap Rencana Perbaiakan Pembelajaran disusun
secara sistematis, berisi standar
komptensi, Kompetensi Dasar, Indikator, Tujuan Pembelajaran, Tujuan Perbaikan,
Metode Pembelajaran, langkah – langkah Pembelajaran yang terdiri dari kegiatan
awal, kegiatan inti, kegiatan akhir, alat/bahan/sumber belajar, penelitian dan
evaluasi, lembar kerja siswa untuk setiap kali pertemuan dan objek alat yang diperlukan dalam pembelajaran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar